WELCOME

Minggu, 15 Mei 2011

Guyonan: "Kantor polisi"

“Kenapa kamu mencuri tape mobil?” tanya polisi kepada Salim, ketika dia diperiksa di kantor polisi.
“Saya terpaksa melakukannya, Pak,” jawab Salim.
“Terpaksa bagaimana?” tanya Pak polisi.
“Dari pagi saya ada perlu ke kantor polisi, tapi tidak ketemu, lalu saya tanya ke teman, ee ee.. dia jg ga tau dimana kantor polisi. Ya sudah… supaya sampai ke kantor polisi, saya terpaksa maling tape di mobil. Buktinya sekarang saya bisa sampai ke kantor polisi ini.”
“Terus, kenapa kamu mencari kantor polisi segala?”
“Itu, Pak… mau membuat… Surat Keterangan Kelakuan Baik”

Guyonan: "Lomba memanah"

Pada suatu perlombaan memanah.Ada 3 orang pemanah....dari Amerika,Inggris dan Malaysia.
Giliran pertama Si pemanah amerika meletakan buah semangka di atas kepala seorang target...wuis...setelah anak panah meluncur..semangka terbelah dua...penonton langsung riuh bertepuk tangan...lalu Si amerika bilang..." I AM RAMBOO "...

Giliran si orang inggris nga mau kalah...memasang buah jeruk di atas kepala target..penonton jadi lebih semangat lagi...dan setelah anak panah meluncur ...jeruk terbelah 4 dan penonton riuh bertepuk tangan....si orang inggris juga berkata dengan bangga...I AM ROBIN HOOD...

Terakhir giliran si malaysia... lalu memasang buah duku di atas kepala target...penonton sampe diam menahan nafas...lalu panah meluncur tepat di jidat target tersebut...dan si orang malaysia tadi bilang " I AM SORRY"....

Guyonan: "Cita-cita"

Di kelas terlihat seorang guru sedang menanyakan cita – cita kepada murid – muridnya.
Guru : “Anton apa cita – citamu kalau sudah besar???
Anton : ” Saya mau jadi polisi bu…..kalau ada penjahat atau terorist yg jahatin ibu, bisa saya tembak.Gratis buat ibu”
Guru : ” Bagus sekali, ibu terharu………….”. ” Kalau kamu andi………..????”
Andi : ” Saya mau jadi dokter buuu………….kalau ibu sakit, saya akan mengobati ibu gratis……………”
Guru : “Oh Andi, ibu terharu…………….
Sekarang giliran Budi neeh…………………..
Guru : ” Budi, apa cita – cita kamu……..????”
Budi : “Saya mau jadi tukang gali kubur buuuu………”
Guru : “Lah kenapa ??? Apa ngak ada yang lain ???”
Budi : ” Ngak bu, saya kepinginnya begitu”
Guru : ” Kenapa ??? Alasannya ???
Budi : ” Kalau nanti ibu digangguin penjahat tapi ternyata si Anton gagal menangkapnya……trus penjahat atau terorist itu melukai ibu……tapi si Andi juga gagal mengobati ibu………..yach saya tinggal menyiapkan kuburannya buat ibu
Guru :

Guyonan: "Biarawati"

Empat orang biarawan diijinkan untuk pergi bermalam minggu oleh Pastur, namun harus melaporkan hal apa saja yang telah mereka lakukan. Keesokannya ….
Biarawan I : Pastur semalam saya telah berdosa karena menonton film, yang tidak sepantasnya di tonton
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci
Biarawan IV , yang berada urutan paling belakang tersenyum kecil.
Biarawan II : Pastur, semalam saya berdosa karena saya tidak hati-hati mengendarai motor shg menabrak seekor anjing dan membunuhnya
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci
Biarawan IV, kembali tersenyum, diikuti dengan tertawa “he..he..he…”
Biarawan III : Pastur semalam saya berdosa karena, tidak sengaja melihat tetangga saya sedang mandi
Pastur : Dosamu telah diampuni, karena kamu telah mengaku, Sekarang pergi dan minumlah air suci
Biarawan IV tidak tahan lagi tertawa makin keras “Hua…ha…ha….”
Pastur : Mengapa kamu tertawa seperti itu, Apa yang kamu lakukan semalam ?
Biarawan IV : ” Saya buang air kecil di tempat air suci, pastur”

Guyonan: "Pengakuan dosa"

Seorang pendeta yang biasa melayani pengakuan dosa, tiba-tiba mendapat panggilan untuk pertemuan mendadak, karena tidak mungkin meninggalkan pekerjaannya, si pendeta meminta tolong kepada temannya seorang rabbi u ntuk menggantikan. Si Rabbi mengatakan bahwa ia tidak tahu sedikitpun tentang pengakuan dosa. Pendeta mengajak si Rabbi untuk ikut dengannya dan memperhatikan apa yang si pendeta lakukan. Akhirnya mereka berada di dalam kamar pengakuan dosa.
Tidak lama kemudian masuklah orang pertama.
Orang I : Pak pendeta….saya ingin mengaku dosa
Pendeta : Apa yang telah engkau lakukan ?
Orang I : Aku telah berzina
Pendeta : Berapa Kali ?
Orang I : Tiga kali
Pendeta : Ucapkan pujian pada Bunda Maria, masukkan Rp.50.000,00 ke kotak sumbangan dan dosamu telah diampuni
Orang I : Terima kasih… dan orang tersebut pergi
Kemudian masuk lagi orang kedua dan percakapanpun dimulai..
Orang II : Pak pendeta….saya ingin mengaku dosa
Pendeta : Apa yang telah engkau lakukan ?
Orang II : Aku telah berzina
Pendeta : Berapa Kali ?
Orang II : Tiga kali
Pendeta : Ucapkan pujian pada Bunda Maria, masukkan Rp.50.000,00 ke kotak sumbangan dan dosamu telah diampuni
Orang II : Terima kasih…
Si Rabbi akhirnya mengerti dan memahami caranya, karena merasa yakin bahwa si Rabbi sudah bisa melakukannya, si Pendeta pun pergi menghadiri pertemuan penting.
Beberapa saat kemudian masuklah orang ketiga..
Orang III: Pak pendeta….saya ingin mengaku dosa
Rabbi : Apa yang telah engkau lakukan ?
Orang III: Aku telah berzina
Rabbi : Berapa Kali ?
Orang III: Satu kali
Rabbi : Lakukanlah dua kali lagi, dan kembali kesini dengan uang Rp. 50.000

Guyonan: "Surat tahanan yang disensor"

Ada seorang Aceh dari kabupaten Pidie, menulis surat ke anaknya yang ada di penjara Nusa Kambangan karena dituduh terlibat GAM (Gerakan Aceh Merdeka).

Bunyinya: "Hasan, bapakmu ini sudah tua, sekarang sedang musim tanam jagung, dan kamu ditahan di penjara pula, siapa yang mau bantu bapak mencangkul kebun jagung ini?"

Eh, anaknya membalas surat itu beberapa minggu kemudian. "Demi Allah, jangan cangkul itu kebun, saya tanam senjata di sana," kata si anak dalam surat itu.

Rupanya surat itu disensor pihak rumah tahanan, maka keesokan harinya setelah si bapak terima surat, datang satu peleton tentara dari kota Medan.

Tanpa banyak bicara mereka segera ke kebun jagung dan sibuk seharian mencangkul tanah di kebun tersebut. Setelah mereka pergi, kembali si bapak tulis surat ke anaknya.

"Hasan, setelah bapak terima suratmu, datang satu peleton tentara mencari senjata di kebun jagung kita, namun tanpa hasil. Apa yang harus bapak lakukan sekarang?"

Si anak kembali membalas surat tersebut, "Sekarang bapak mulai tanam jagung aja, kan udah dicangkul sama tentara, dan jangan lupa ngucapin terima kasih sama mereka."

Guyonan: "Sifat orang bisa diliat dari kentutnya"

Orang PINTER :
Orang yang tahu kapan harus kentut dan kapan tidak boleh kentut

Orang SOPAN & JUJUR :
Orang yang kalau kentut selalu bilang : "Maaf saya mau kentut dulu"

Orang SOK BERSIH :
Orang yang kalau kentut celana dilepas dulu

Orang PENUH MISTERI :
Orang yang kalau kentut tidak pernah diketahui oleh Orang lain

Orang SOSIAL :
Orang yang selalu kipas-kipas setiap selesai kentut

Orang SOMBONG :
Orang yang suka mencium kentutnya sendiri. (Wangi kali)

Orang BANYAK AKALNYA :
Orang yang kalau kentut sambil berteriak, agar tak terdengar kentutnya

Orang BODOH :
Orang yang tidak bisa membedakan mana kentut sendiri dan mana kentut Orang lain

Orang PELIT :
Orang yang suka ngempet / nahan kentutnya sendiri

Orang KORUP :
Kentutnya bau sekali

Orang TIDAK JUJUR :
Orang yang habis kentut terus meludah

Orang HEMAT :
Orang yang bisa mengeluarkan kentutnya sesuai kebutuhan

Orang PERCAYA DIRI :
Orang yang kalau kentut dikeras-kerasin

Orang LUGU :
Orang yang kentut malah kaget

Orang GEMAR MENABUNG :
Orang yang kalau kentut dimasukan ke kantong plastik lalu diiket erat2

Orang SADIS :
Orang yang suka kentut di depan muka Orang lain

TUKANG FITNAH :
Orang yang kalau kentut langsung menuduh Orang lain

Orang APES / SIAL :
Mau Kentut Keluar ta*.

Orang SERAKAH :
Orang yang seneng ciumin kentutnya Orang lain

Orang GENDENG :
Orang yang kalau kentut pantatnya dimasukan air, agar bunyi blekuthuk-blekuthuk

Orang BOROS :
Orang yang kalau kentut dikeluarkan sekaligus sampai terikut ampas-ampasnya

Orang MALES :
Orang yang kentut ga pernah tuntas

Orang MINDERAN / NGGAK PD :
Orang yang suara kentutnya kecil dan terdengar tersendat-sendat

PEMBUAL :
Orang yang tidak bisa lagi dibedakan mana itu kentut atau omongannya

Orang KAYA :
Orang yang banyak kentutnya daripada kerjanya

Orang SENGSARA :
Orang yang seumur-umur hanya pingin kentut saja nggak pernah kesampaian

Orang NGGAK PUNYA KERJAAN :
Yang suka mbahas masalah kentut. Paling tidak yang baca ini ........



Orang Amerika setelah kentut biasanya bilang " Excuse me"
Orang British cukup bilang " pardon me"
Orang Singapore bilang "Sorry lah.."
Kalo Orang indonesia.... " NOT ME, NOT ME..!!